Jenis Jenis Text dan Soal Soalnya lengkap dengan Kunci Jawaban

Jenis Jenis Text dan Soal Soalnya lengkap dengan Kunci Jawaban untuk Lampiran bahan ajar SMP SMA, untuk lampiran penelitian dan Lampiran RPP kurikulum merdeka dst

  1. LIST NARRATIVE TEXT DAN SOAL SOALNYA DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  2. LIST DESCRIPTIVE TEXT DAN SOAL SOALNYA DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  3. LIST RECOUNT TEXT DAN SOAL SOALNYA DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  4. LIST PROCEDURE TEXT DAN SOAL SOALNYA DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  5. LIST ARGUMENTATIVE TEXT DAN SOAL SOALNYA DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  6. LIST SOAL GRAMMAR TEST DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  7. LIST EXPOSITORY TEXT DAN SOAL SOAL DISERTAI KUNCI JAWABAN KLIK DI SINI
  8. LIST HORTATITORY TEXT DAN SOAL SOAL DISERTAI KUNCI JAWABAN 


       Sebagai pengingat teman teman bisa juga membaca pengertian dasar dari jenis jenis text di atas

       Naratif adalah suatu bentuk tulisan atau cerita yang mengisahkan peristiwa atau kejadian secara berurutan. Biasanya, naratif terdiri dari pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian. Dalam naratif, penulis menggunakan struktur waktu untuk menyusun cerita. Sebagai contoh, pengenalan dapat mencakup latar belakang karakter atau suasana, sementara konflik menghadirkan masalah atau tantangan yang harus diatasi. Klimaks merupakan puncak ketegangan atau perubahan besar dalam cerita, dan penyelesaian menunjukkan bagaimana konflik tersebut diatasi atau diselesaikan.

       Dalam naratif, penggunaan deskripsi, dialog, dan narasi membantu menciptakan gambaran yang jelas bagi pembaca. Gaya bahasa dan pengaturan kata juga menjadi elemen penting untuk memberikan nuansa atau emosi yang diinginkan penulis. Naratif tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menciptakan pengalaman bagi pembaca melalui penggambaran detail dan perkembangan karakter.

        Jenis teks yang ke dua yaitu Teks deskriptif, adalah jenis teks yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan tentang suatu objek, tempat, orang, atau peristiwa secara rinci dan detail. Teks ini biasanya menggunakan bahasa yang deskriptif, memanfaatkan berbagai detail seperti warna, bentuk, ukuran, tekstur, dan ciri-ciri lainnya untuk memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca.

       Dalam teks deskriptif, penulis berusaha untuk menyampaikan pengalaman visual kepada pembaca dengan menggambarkan secara detail dan memperkaya imajinasi mereka. Contohnya, teks deskriptif tentang pantai dapat menjelaskan warna pasir yang putih bersih, suara deburan ombak yang menenangkan, aroma segar dari laut, serta suasana yang tenang dan damai yang dapat dirasakan ketika berada di sana. Tujuan utamanya adalah memberikan pengalaman yang nyata secara verbal kepada pembaca sehingga mereka dapat membayangkan objek atau situasi yang dijelaskan dengan jelas.

       Jenis text yang ke 3 Recount text adalah jenis teks yang mengisahkan kembali suatu kejadian atau pengalaman yang terjadi di masa lampau. Strukturnya umumnya terdiri dari pendahuluan, isi, dan penutup. Dalam pendahuluan, pembaca diperkenalkan dengan informasi dasar seperti waktu, tempat, dan orang yang terlibat dalam kejadian tersebut. Contohnya, "Pada suatu hari di sekolah, saya mengalami pengalaman yang menarik."

        Selanjutnya, dalam isi recount text, penulis menjelaskan kronologi kejadian secara urut. Rincian seperti apa yang terjadi, bagaimana perasaannya, dan reaksi orang-orang di sekitarnya diuraikan dengan jelas. Misalnya, "Saya sangat gembira ketika teman-teman saya memberi saya kejutan ulang tahun dengan sebuah kue istimewa." Penutup recount text biasanya berisi kesimpulan atau refleksi singkat terhadap pengalaman tersebut, seperti pelajaran yang didapat atau kesan yang ditinggalkan oleh kejadian tersebut.

        Berikutnya Prosedur teks adalah jenis teks yang dirancang untuk memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara melakukan suatu tindakan atau proses tertentu. Biasanya, prosedur teks dimulai dengan pengenalan tentang apa yang akan dilakukan, diikuti oleh langkah-langkah rinci yang harus diikuti pembaca untuk mencapai hasil yang diinginkan. Struktur prosedur teks mencakup judul, bahan atau peralatan yang diperlukan, serta langkah-langkah urutannya. Bahasa yang digunakan dalam prosedur teks cenderung objektif dan jelas, dengan fokus pada kejelasan agar pembaca dapat dengan mudah mengikuti instruksi.

        Penting untuk memperhatikan urutan langkah dan memberikan informasi yang cukup sehingga pembaca dapat melakukan tindakan tersebut tanpa kesulitan. Kesalahan atau ketidakjelasan dalam prosedur teks dapat mengakibatkan ketidakmampuan pembaca untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, penulis prosedur teks perlu memastikan bahwa setiap langkah dijelaskan dengan baik dan memperhatikan detail-detail penting yang diperlukan agar proses berjalan dengan lancar.

       Argumentasi teks adalah proses menyusun argumen atau pendapat yang kuat untuk mendukung suatu gagasan atau pendapat. Dalam sebuah teks argumentatif, penulis mengembangkan argumen dengan menggunakan bukti, fakta, logika, dan pendapat yang relevan. Paragraf pertama dalam teks argumentatif biasanya berperan sebagai pendahuluan yang memperkenalkan topik dan menyajikan pernyataan tesis atau gagasan utama yang akan dibahas. Penulis kemudian menggunakan paragraf-paragraf berikutnya untuk mengembangkan argumen-argumen yang mendukung tesis tersebut. Setiap paragraf biasanya fokus pada satu ide atau argumen utama, yang didukung oleh bukti atau penjelasan lebih lanjut, seperti contoh konkret, kutipan, atau data statistik.

       Paragraf kedua dalam teks argumentatif memperkuat dan mengembangkan argumen-argumen yang telah diperkenalkan sebelumnya. Di sini, penulis mempresentasikan informasi tambahan, menjelaskan atau memberikan contoh yang mendukung argumen-argumen tersebut. Penggunaan logika yang kuat dan fakta yang relevan menjadi penting dalam menyusun paragraf ini, karena tujuannya adalah untuk meyakinkan pembaca tentang kebenaran atau kekuatan dari argumen yang diajukan. Paragraf ini sering kali juga menyajikan tanggapan terhadap argumen lawan atau pemikiran yang berseberangan, dengan tujuan memperkuat posisi yang diambil oleh penulis.

Postingan terkait: